<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Al-Kahfi</title>
	<atom:link href="http://hindunalmughni.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hindunalmughni.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Sat, 10 Jan 2009 02:46:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='hindunalmughni.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/86e7889928cc9faa7de636fce63abffd?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Al-Kahfi</title>
		<link>http://hindunalmughni.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://hindunalmughni.wordpress.com/osd.xml" title="Al-Kahfi" />
	<atom:link rel='hub' href='http://hindunalmughni.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Khusyu&#8217;</title>
		<link>http://hindunalmughni.wordpress.com/2009/01/10/khusyu/</link>
		<comments>http://hindunalmughni.wordpress.com/2009/01/10/khusyu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Jan 2009 02:46:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hindunalmughni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Titipan Berharga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hindunalmughni.wordpress.com/?p=69</guid>
		<description><![CDATA[Khusyu&#8217;&#8230;. Sebenarnya apa sich pengertian  Khusyu&#8217;  itu ? Pastinya kata ini berhubungan do&#8217;a. Apakah khusyu&#8217; iu berarti kita harus selalu mengingat- Nya ketika berdo&#8217;a ? Apakah kita harus  faseh dalam melafadzkan do&#8217;a &#8211; do&#8217;a yang kita baca ? Atau ada pengertian lain &#8230;. Tapi  saya pernah mendengar suatu ceramah yang sepenggalnya mengatakan bahwa ketika sholat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hindunalmughni.wordpress.com&amp;blog=3338146&amp;post=69&amp;subd=hindunalmughni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Khusyu&#8217;&#8230;.</p>
<p>Sebenarnya apa sich pengertian  Khusyu&#8217;  itu ? Pastinya kata ini berhubungan do&#8217;a. Apakah khusyu&#8217; iu berarti kita harus selalu mengingat- Nya ketika berdo&#8217;a ? Apakah kita harus  <em>faseh</em> dalam melafadzkan do&#8217;a &#8211; do&#8217;a yang kita baca ? Atau ada pengertian lain &#8230;.</p>
<p>Tapi  saya pernah mendengar suatu ceramah yang sepenggalnya mengatakan bahwa ketika sholat kita harus khusyu&#8217; dalam hal ini setiap gerakan sholat yang kita lakukan selalu teringat kepada-Nya. Wah tentu hal yang begitu amat sangat sulit bagi kita. Meskipun hanya sekejap mata pasti masalah duniawi lewat di pikiran kita dan <em>membuyarkan</em>  kekhusyu&#8217;an kita. Apalagi kita hanya manusia biasa, yang banyak dosa, manusia yang istimewa disisi Alloh ( Nabi Muhammad SAW ) saja pernah teringat sesuatu ketika melaksanakan sholat. Tapi tetap saja kita tidak boleh putus asa untuk selalu berusaha sholat dengan khusyu&#8217;.</p>
<p>Bahkan sholat kadang &#8211; kadang mengingatkan kita sesuatu yang kita lupa beberapa saat yang lalu. Saya sering  mengalami, dan yang  membuat saya terpikir sampai sekarang adalah kejadian beberapa hari yang lalu. Ceritanya berawal dari keberangkatan bapak saya yang mencari ikan setiap hari. Tempatnya sangat jauh jika ditempuh dengan sepeda <em>pancal</em>. Tapi hal itu merupakan jarak yang dekat bagi bapak saya meskipun dicapainya jarak itu dengan sepeda pancalnya yang sudah tua, yang dulu sering membonceng saya ke rumah mbah ketika saya berusia 4 tahun. Ketika hari menjelang sore hujan turun dengan derasnya disertai angin yang cukup kencang. Merupakan hari  yang biasa terjadi di bulan &#8211; bulan ini. Bapak belum pulang &#8211; pulang juga. Saya, kakak saya, dan Emak saya sangat khawatir. Meskipun Emak tidak menunjukkan rasa kekhawatiranya kepada kami, tapi kami tau dari sikapnya yang mondar &#8211; mandir ke dapur terus ke depan, ke dapur lagi ke depan lagi dan begitulah &#8230;</p>
<p>Dan ketika kami sedang berusaha menyelimurkan perasaan kami dengan melihat kelucuan keponakan saya &#8221; Rara &#8220;, tiba -tiba tetangga saya, Umi datang dan mengabarkan bahwa ban sepeda bapak bocor dan belum bisa pulang. Dengan cepatnya saya langsung ganti baju dan pinjam sepeda sepupu saya. Saya dan Umi berangkat menjemput bapak ditengah hujan deras dan angin kencang. Setengah perjalanan saya mengisi bensin, setelah beberapa jauh dari penjual bensin, dari kejauhan saya melihat seorang laki-laki yang dengan kuat mengayuh sepedanya karena arahnya berlawanan dengan angin. Saya sungguh tidak mengenali topi loreng dan kaos hitam yang biasa dipakai bapak saya, dan memang benar, itu memang bapak saya. Dengan perasaan senang saya hampiri bapak saya, dan katanya bannya sudah ditambal. oleh beliau saya disuruh pulang dulu, sambil menunjukkan jalan yang beraspal. Tidak seperti jalan yang saya tempuh ketika berangkat tadi. Akhirnya saya kembali pulang dengan Umi, dan bapak tetap pulang dengan sepeda <em>pancalnya</em>. Dalam perjalanan pulang, Umi bercerita &#8221; Aku tadi tau kalau Yai Wi bannya bocor dari bapak, <em>Neng</em>. Sebenarnya sudah dari tadi bapak ku mau mengabari ke keluarga <em>pean</em>, tapi lupa. Bapak ingat ketika  sholat, bahwa ada pesan dari Yai Wi kalau ban sepedanya bocor. Maaf ya <em>Neng</em> &#8220;.</p>
<p>Saya sempat diam. Saya g tau diam saya tadi itu marah, atau apa ? Saya hanya berpikiran kalau seandainya dia mengabari hal itu lebih awal, pasti bapak sudah di rumah, dan tidak perlu pulang dengan sepeda pancalnya sambil menggigil kedinginan. Saya bisa memboncengnya dan sepedanya kan bisa ditinggal di penambalan. Saya g tau apakah pikiran yang seperti ini berarti saya marah atau tidak. Tapi saya tetap senang dan bersyukur karena bapak pulang, saya g peduli apakah bapak dapat ikan banyak, sedikit, atau bahkan g dapat ikan sama sekali, yang penting bapak pulang. </p>
<p>Setelah saya sampai di rumah saya sadar bahwa meskipun mereka telat mengabari keluarga saya keadaan bapak di luar sana, tapi saya tetap beterima kasih kepada mereka, karena kabar yang meraka bawa tadi memutuskan rasa khawatir di hati kami, terutama <em>Emak</em>. Dan saya sadar kalau semua  ini karena <strong><em>SHOLAT</em></strong>.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hindunalmughni.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hindunalmughni.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hindunalmughni.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hindunalmughni.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hindunalmughni.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hindunalmughni.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hindunalmughni.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hindunalmughni.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hindunalmughni.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hindunalmughni.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hindunalmughni.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hindunalmughni.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hindunalmughni.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hindunalmughni.wordpress.com/69/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hindunalmughni.wordpress.com&amp;blog=3338146&amp;post=69&amp;subd=hindunalmughni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hindunalmughni.wordpress.com/2009/01/10/khusyu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b7fdfbab927734bc8ffe73199814744c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hindunalmughni</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tugas Tersenyum</title>
		<link>http://hindunalmughni.wordpress.com/2008/11/08/tugas-tersenyum/</link>
		<comments>http://hindunalmughni.wordpress.com/2008/11/08/tugas-tersenyum/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Nov 2008 00:56:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hindunalmughni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Titipan Berharga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hindunalmughni.wordpress.com/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[Kawan2 NI SEBUAH CERITA FROM ANK MALANG RAYA, &#8221; PENERIMAAN TANPA SYARAT &#8220; Saya adalah ibu dari tiga orang anak dan baru saja menyelesaikan kuliah saya. Kelas terakhir yang harus saya ambil adalah Sosiologi. Sang Dosen sangat inspiratif, dengan kualitas yang saya harapkan setiap orang memilikinya. &#8230; Tugas terakhir yang diberikan ke para siswanya diberi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hindunalmughni.wordpress.com&amp;blog=3338146&amp;post=67&amp;subd=hindunalmughni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:&quot;">Kawan2 NI SEBUAH CERITA FROM ANK MALANG RAYA,</p>
<p>&#8221; PENERIMAAN TANPA SYARAT &#8220;</p>
<p>Saya adalah ibu dari tiga orang anak dan baru saja menyelesaikan<br />
kuliah saya.<br />
Kelas terakhir yang harus saya ambil adalah Sosiologi. Sang Dosen<br />
sangat inspiratif, dengan kualitas yang saya harapkan setiap orang<br />
memilikinya. &#8230; Tugas terakhir yang diberikan ke para siswanya diberi<br />
nama &#8220;Smiling&#8221;.<br />
Seluruh siswa diminta untuk pergi ke luar dan memberikan senyumnya<br />
kepada tiga orang asing yang ditemuinya dan mendokumentasikan reaksi<br />
mereka. Setelah itu setiap siswa diminta untuk mempresentasikan di<br />
depan kelas.<br />
Saya adalah seorang yang periang, mudah bersahabat dan selalu<br />
tersenyum pada setiap orang. Jadi, saya pikir, tugas ini sangatlah<br />
mudah.<br />
Setelah menerima tugas tsb, saya bergegas menemui suami saya dan anak<br />
bungsu saya yang menunggu di taman di halaman kampus, untuk pergi ke<br />
restoran McDonald&#8217;s yang berada di sekitar kampus.<br />
Pagi itu udaranya sangat dingin dan kering. Sewaktu suami saya akan<br />
masuk ke dalam antrian, saya menyela dan meminta agar dia saja yang<br />
menemani si Bungsu sambil mencari tempat duduk yang masih kosong.<br />
Ketika saya sedang dalam antrian, menunggu untuk dilayani, mendadak<br />
setiap orang di sekitar kami bergerak menyingkir dan, bahkan, orang<br />
yang semula antri di belakang saya ikut menyingkir keluar dari<br />
antrian.<br />
Suatu perasaan panik menguasai diri saya ketika berbalik dan melihat<br />
mengapa mereka semua pada menyingkir.<br />
Saat berbalik itulah saya membaui &#8220;bau badan kotor&#8221; yang cukup<br />
menyengat dan&#8230;tepat di belakang saya berdiri dua orang lelaki<br />
tunawisma yang sangat dekil&#8230;! Saya bingung dan tidak mampu<br />
bergerak sama sekali&#8230;..<br />
Ketika saya menunduk, tanpa sengaja mata saya menatap laki-laki yang<br />
lebih pendek, yang berdiri lebih dekat dengan saya dan ia<br />
sedang &#8220;tersenyum&#8221; ke arah saya&#8230;.<br />
Lelaki ini bermata biru, sorot matanya tajam&#8230;tapi juga memancarkan<br />
kasih sayang&#8230;.<br />
Ia menatap kearah saya seolah ia meminta agar saya dapat<br />
menerima &#8216;kehadirannya&#8217; di tempat itu&#8230;. Ia menyapa &#8220;Good day&#8221;<br />
sambil tetap tersenyum dan sembari menghitung beberapa koin yang<br />
disiapkan untuk membayar makanan yang akan dipesan. Secara spontan<br />
saya membalas senyumnya dan seketika teringat oleh saya &#8216;tugas&#8217; yang<br />
diberikan oleh dosen saya.<br />
Lelaki kedua sedang memainkan tangannya dengan gerakan aneh, berdiri<br />
di belakang temannya. Saya segera menyadari bahwa lelaki kedua itu<br />
menderita defisiensi mental dan lelaki dengan mata biru itu<br />
adalah &#8220;penolong&#8221;nya. Saya merasa sangat prihatin setelah mengetahui<br />
bahwa ternyata dalam antrian itu kini hanya tinggal saya bersama<br />
mereka&#8230;dan kami bertiga tiba-tiba saja sudah sampai di depan<br />
counter.<br />
Ketika wanita muda di counter menanyakan kepada saya apa yang ingin<br />
saya pesan, saya persilahkan kedua lelaki ini untuk memesan duluan.<br />
Lelaki bermata biru segera memesan, &#8220;Kopi saja, satu cangkir&#8230;,<br />
Nona!&#8221;<br />
Ternyata dari koin yang terkumpul hanya itulah yang mampu dibeli oleh<br />
mereka (Sudah menjadi aturan di restoran disini, jika ingin duduk di<br />
dalam restoran dan menghangatkan tubuh, maka orang harus membeli<br />
sesuatu.). Dan tampaknya kedua orang ini hanya ingin menghangatkan<br />
badan.<br />
Tiba-tiba saja saya diserang oleh rasa iba&#8230;, membuat saya sempat<br />
terpaku beberapa saat, sambil mata saya mengikuti langkah mereka<br />
mencari tempat duduk yang jauh terpisah dari tamu-2 lainnya, yang<br />
hampir semuanya&#8230;sedang mengamati mereka. Pada saat yang bersamaan<br />
saya baru menyadari bahwa saat itu semua mata di restoran itu juga<br />
sedang tertuju ke diri saya&#8230;dan pasti juga melihat semua &#8216;tindakan&#8217;<br />
saya&#8230;.<br />
Saya baru tersadar setelah petugas di counter itu menyapa saya untuk<br />
ketiga kalinya menanyakan apa yang ingin saya pesan. Saya<br />
tersenyum&#8230; dan minta diberikan dua paket makan pagi (diluar pesanan<br />
saya) dalam nampan terpisah.<br />
Setelah membayar semua pesanan, saya minta bantuan petugas lain yang<br />
ada di counter itu untuk mengantarkan nampan pesanan saya ke tempat<br />
duduk suami dan anak saya. Sementara saya membawa nampan lainnya<br />
berjalan melingkari sudut ke arah meja yang telah dipilih kedua<br />
lelaki itu untuk beristirahat. Saya letakkan nampan berisi makanan<br />
itu di atas mejanya dan meletakkan tangan saya di atas punggung<br />
telapak tangan dingin lelaki bemata biru itu sambil saya<br />
berucap, &#8220;Makanan ini telah saya pesan untuk kalian berdua&#8230;.&#8221;<br />
Kembali mata biru itu menatap dalam ke arah saya, kini mata itu mulai<br />
basah berkaca-kaca. ..dan dia hanya mampu berkata, &#8220;Terima kasih<br />
banyak, Nyonya&#8230;.&#8221;<br />
Saya mencoba tetap menguasai diri saya, sambil menepuk bahunya saya<br />
berkata, &#8220;Sesungguhnya bukan saya yang melakukan ini untuk kalian,<br />
Tuhan juga berada di sekitar sini dan telah membisikkan sesuatu ke<br />
telinga saya untuk menyampaikan makanan ini kepada kalian&#8230;.&#8221;<br />
Mendengar ucapan saya, Si Mata Biru tidak kuasa menahan haru dan<br />
memeluk lelaki kedua sambil terisak-isak. Saat itu ingin sekali saya<br />
merengkuh kedua lelaki itu&#8230;.<br />
Saya sudah tidak dapat menahan tangis ketika saya berjalan<br />
meninggalkan mereka&#8230;dan bergabung dengan suami dan anak saya, yang<br />
tidak jauh dari tempat duduk mereka. Ketika saya duduk suami saya<br />
mencoba meredakan tangis saya sambil tersenyum dan berkata, &#8220;Sekarang<br />
saya tahu kenapa Tuhan mengirimkan dirimu menjadi istriku&#8230;, yang<br />
pasti, untuk memberikan &#8216;keteduhan&#8217; bagi diriku dan anak-anakku. ..!&#8221;.<br />
Kami saling berpegangan tangan beberapa saat&#8230;dan saat itu kami<br />
benar-benar bersyukur dan menyadari bahwa hanya<br />
karena &#8216;bisikanNYA&#8217; lah kami telah mampu memanfaatkan &#8216;kesempatan&#8217; ..<br />
untuk dapat berbuat sesuatu bagi orang lain yang sedang sangat<br />
membutuhkan.<br />
Ketika kami sedang menyantap makanan, dimulai dari tamu yang akan<br />
meninggalkan restoran dan disusul oleh beberapa tamu lainnya&#8230;,<br />
mereka satu persatu menghampiri meja kami, untuk sekedar<br />
ingin &#8216;berjabat tangan&#8217; dengan kami. Salah satu di antaranya,<br />
seorang bapak, memegangi tangan saya dan berucap, &#8220;Tanganmu ini telah<br />
memberikan pelajaran yang mahal bagi kami semua yang berada<br />
disini&#8230;., jika suatu saat saya diberi kesempatan olehNYA, saya akan<br />
lakukan seperti yang telah kamu contohkan tadi kepada kami&#8230;.&#8221; Saya<br />
hanya bisa berucap, &#8220;Terimakasih&#8221; , sambil tersenyum<br />
Sebelum beranjak meninggalkan restoran saya sempatkan untuk melihat<br />
ke arah kedua lelaki itu dan, seolah ada &#8216;magnit&#8217; yang menghubungkan<br />
bathin kami, mereka langsung menoleh ke arah kami sambil tersenyum<br />
lalu melambai-lambaikan tangannya kearah kami&#8230;<br />
Dalam perjalanan pulang saya merenungkan kembali apa yang telah saya<br />
lakukan terhadap kedua orang tunawisma tadi, itu benar-<br />
benar &#8216;tindakan&#8217; yang tidak pernah terpikir oleh saya dan sekaligus<br />
merupakan &#8216;petunjuk&#8217; bagi saya maupun bagi orang-orang yang ada di<br />
sekitar saya saat itu. Pengalaman hari itu menunjukkan kepada saya<br />
betapa &#8216;kasih sayang Tuhan&#8217; itu sangat HANGAT dan INDAH sekali&#8230;!<br />
Saya kembali ke college pada hari terakhir kuliah dengan &#8216;cerita&#8217; ini<br />
di tangan saya. Saya menyerahkan &#8216;paper&#8217; saya kepada dosen saya.<br />
Keesokan harinya, sebelum memulai kuliahnya, saya dipanggil dosen<br />
saya ke depan kelas, ia melihat kepada saya dan berkata, &#8220;Bolehkah<br />
saya membagikan ceritamu ini kepada yang lain?&#8221;, yang dengan senang<br />
hati saya mengiyakannya.<br />
Ketika akan memulai kuliahnya dia meminta perhatian dari kelas untuk<br />
membacakan paper saya. Ia mulai membaca, para siswa pun mendengarkan<br />
dengan seksama cerita sang dosen dan ruangan kuliah menjadi<br />
sunyi&#8230;. Dengan cara dan gaya yang dimiliki sang dosen dalam<br />
membawakan ceritanya membuat para siswa yang hadir di ruang kuliah<br />
itu seolah ikut melihat bagaimana sesungguhnya kejadian itu<br />
berlangsung, sehingga para siswi yang duduk di deretan belakang di<br />
dekat saya di antaranya datang memeluk saya untuk mengungkapkan<br />
perasaan harunya.<br />
Di akhir pembacaan paper tersebut, sang dosen sengaja menutup<br />
ceritanya dengan mengutip salah satu kalimat yang saya tulis diakhir<br />
paper saya, &#8220;Tersenyumlah dengan &#8216;HATImu&#8217; dan kau akan mengetahui<br />
betapa &#8216;dahsyat&#8217; dampak yang ditimbulkan oleh senyummu itu&#8230;.&#8221;<br />
Dengan caraNYA sendiri, Tuhan telah &#8216;menggunakan&#8217; diri saya untuk<br />
menyentuh orang-orang yang ada di McDonald&#8217;s, suamiku, anakku,guruku<br />
dan setiap siswa yang menghadiri kuliah di malam terakhir saya sebagai<br />
mahasiswi. Saya lulus dengan 1 pelajaran terbesar yang tidak pernah<br />
saya dapatkan di bangku kuliah manapun, yaitu : &#8220;PENERIMAAN TANPA<br />
SYARAT&#8221;.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:&quot;"><br />
Para orang bijak mengatakan :</p>
<p>- Banyak orang yang datang dan pergi dari kehidupanmu tetapi hanya<br />
sahabat yang bijak yang akan meninggalkan JEJAK di dalam hatimu.</p>
<p>- Untuk berinteraksi dengan dirimu, gunakan nalarmu&#8230;. Namun untuk<br />
berinteraksi dengan orang lain, gunakan HATImu!</p>
<p>- Orang yang kehilangan uang, akan kehilangan banyak; Orang yang<br />
kehilangan teman, akan kehilangan lebih banyak. Tapi orang yang<br />
kehilangan keyakinan, akan kehilangan semuanya!</p>
<p></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hindunalmughni.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hindunalmughni.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hindunalmughni.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hindunalmughni.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hindunalmughni.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hindunalmughni.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hindunalmughni.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hindunalmughni.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hindunalmughni.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hindunalmughni.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hindunalmughni.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hindunalmughni.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hindunalmughni.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hindunalmughni.wordpress.com/67/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hindunalmughni.wordpress.com&amp;blog=3338146&amp;post=67&amp;subd=hindunalmughni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hindunalmughni.wordpress.com/2008/11/08/tugas-tersenyum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b7fdfbab927734bc8ffe73199814744c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hindunalmughni</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>How Do I live Without You? (1)</title>
		<link>http://hindunalmughni.wordpress.com/2008/10/28/how-do-i-live-without-you-1/</link>
		<comments>http://hindunalmughni.wordpress.com/2008/10/28/how-do-i-live-without-you-1/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2008 10:06:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hindunalmughni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hindunalmughni.wordpress.com/?p=64</guid>
		<description><![CDATA[Sembilan bulan kau membawaku, Kau selalu sertakan aku kemana kau melangkah, seakan tak rela kau tinggal aku sendiri dalam setiap kesibukan dalam menjalankan kewajibanmu. Tak hanya itu &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;. Kau pertaruhkan nyawamu demi keberadaanku yang sangat kau dinantikan disisimu. Tak cukup  itu pula &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;. Kau berikan segalanya demi kecukupanku, kebahagiaanku, demi keberhasilanku dalam mencapai cita-cita. How do I [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hindunalmughni.wordpress.com&amp;blog=3338146&amp;post=64&amp;subd=hindunalmughni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sembilan bulan kau membawaku,</p>
<p>Kau selalu sertakan aku kemana kau melangkah,</p>
<p>seakan tak rela kau tinggal aku sendiri</p>
<p>dalam setiap kesibukan dalam menjalankan kewajibanmu.</p>
<p>Tak hanya itu &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>Kau pertaruhkan nyawamu demi keberadaanku</p>
<p>yang sangat kau dinantikan disisimu.</p>
<p>Tak cukup  itu pula &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>Kau berikan segalanya demi kecukupanku,</p>
<p>kebahagiaanku, demi keberhasilanku dalam mencapai cita-cita.</p>
<p><em>How do I live without you ?</em></p>
<p>Kini &#8230;&#8230;disetiap langkahku, ku mengharap ridhomu.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hindunalmughni.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hindunalmughni.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hindunalmughni.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hindunalmughni.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hindunalmughni.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hindunalmughni.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hindunalmughni.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hindunalmughni.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hindunalmughni.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hindunalmughni.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hindunalmughni.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hindunalmughni.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hindunalmughni.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hindunalmughni.wordpress.com/64/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hindunalmughni.wordpress.com&amp;blog=3338146&amp;post=64&amp;subd=hindunalmughni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hindunalmughni.wordpress.com/2008/10/28/how-do-i-live-without-you-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b7fdfbab927734bc8ffe73199814744c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hindunalmughni</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Shodaqoh Menanam Pohon</title>
		<link>http://hindunalmughni.wordpress.com/2008/10/27/shodaqoh-menanam-pohon/</link>
		<comments>http://hindunalmughni.wordpress.com/2008/10/27/shodaqoh-menanam-pohon/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Oct 2008 09:55:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hindunalmughni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tahukah Antum ?]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hindunalmughni.wordpress.com/?p=62</guid>
		<description><![CDATA[Tahukah Antum ? Tahukah Antum, bahwa menanam pohon itu termasuk shodaqoh ? Rosululloh SAW bersabda &#8220;Tidaklah seorang muslim menanam suatu tanaman lalu dimakan manusia, binatang dan burung melainkan menjadi shodaqoh baginya sampai hari kiamat &#8221; ( HR. Muslim)<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hindunalmughni.wordpress.com&amp;blog=3338146&amp;post=62&amp;subd=hindunalmughni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tahukah Antum ?</p>
<p>Tahukah Antum, bahwa menanam pohon itu termasuk shodaqoh ?</p>
<p>Rosululloh SAW bersabda &#8220;Tidaklah seorang muslim menanam suatu tanaman lalu dimakan manusia, binatang dan burung melainkan menjadi shodaqoh baginya sampai hari kiamat &#8221; ( HR. Muslim)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hindunalmughni.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hindunalmughni.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hindunalmughni.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hindunalmughni.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hindunalmughni.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hindunalmughni.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hindunalmughni.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hindunalmughni.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hindunalmughni.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hindunalmughni.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hindunalmughni.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hindunalmughni.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hindunalmughni.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hindunalmughni.wordpress.com/62/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hindunalmughni.wordpress.com&amp;blog=3338146&amp;post=62&amp;subd=hindunalmughni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hindunalmughni.wordpress.com/2008/10/27/shodaqoh-menanam-pohon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b7fdfbab927734bc8ffe73199814744c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hindunalmughni</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tsulatsiyat</title>
		<link>http://hindunalmughni.wordpress.com/2008/10/27/tsulatsiyat/</link>
		<comments>http://hindunalmughni.wordpress.com/2008/10/27/tsulatsiyat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Oct 2008 09:51:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hindunalmughni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Titipan Berharga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hindunalmughni.wordpress.com/?p=59</guid>
		<description><![CDATA[Ada 3 penghancur, 3 penyelamat, 3 penebus dan 3 derajat. Adapun 3 Penghancur : kekikiran yang ditaati, hawa nafsu yang diikuti dan bangganya seseorang terhadap dirinya sendiri. Adapun 3 penyelamat : adil dalam keadaan marah dan ridho, hemat ketika miskin dan kaya, takut kepada Alloh SWT ketika sendiri atau bersama. Adapun 3 penebus : menunggu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hindunalmughni.wordpress.com&amp;blog=3338146&amp;post=59&amp;subd=hindunalmughni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada 3 penghancur, 3 penyelamat, 3 penebus dan 3 derajat.</p>
<p>Adapun 3 Penghancur : kekikiran yang ditaati, hawa nafsu yang diikuti dan bangganya seseorang terhadap dirinya sendiri.</p>
<p>Adapun 3 penyelamat : adil dalam keadaan marah dan ridho, hemat ketika miskin dan kaya, takut kepada Alloh SWT ketika sendiri atau bersama.</p>
<p>Adapun 3 penebus : menunggu sholat berikutnya selepas mengerjakan sholat, menyempurnakan wudhu dan memindahkan kaki-kaki ke dalam jama&#8217;ah.</p>
<p>Adapun 3 derajat : memberi makan, menyebarkan salam dan sholat di malam hari ketika manusia tidur.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hindunalmughni.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hindunalmughni.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hindunalmughni.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hindunalmughni.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hindunalmughni.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hindunalmughni.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hindunalmughni.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hindunalmughni.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hindunalmughni.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hindunalmughni.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hindunalmughni.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hindunalmughni.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hindunalmughni.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hindunalmughni.wordpress.com/59/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hindunalmughni.wordpress.com&amp;blog=3338146&amp;post=59&amp;subd=hindunalmughni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hindunalmughni.wordpress.com/2008/10/27/tsulatsiyat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b7fdfbab927734bc8ffe73199814744c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hindunalmughni</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cahaya Hati</title>
		<link>http://hindunalmughni.wordpress.com/2008/09/09/cahaya-hati/</link>
		<comments>http://hindunalmughni.wordpress.com/2008/09/09/cahaya-hati/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Sep 2008 01:48:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hindunalmughni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Titipan Berharga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hindunalmughni.wordpress.com/?p=55</guid>
		<description><![CDATA[Alloh Engkau dekat penuh kasih sayang Takkan pernah Engkau biarkan hamba-MU menangis karna kemurahan-MU karena kasih sayang-Mu&#8230;&#8230;.. Hanya bila Dirimu Ingin nyatakan cinta&#8230;.. pada Jiwa-jiwa yang rela dia kekasih-Mu Kau yang slalu terjaga&#8230;&#8230;.. yang memberi segala Disetiap nafas disegala waktu semua bersujud memuji memuja asma-Mu Kau yang slalu terjaga, yang memberi segala… Setiap makhluk bergantung [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hindunalmughni.wordpress.com&amp;blog=3338146&amp;post=55&amp;subd=hindunalmughni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alloh Engkau dekat<br />
penuh kasih sayang<br />
Takkan pernah Engkau biarkan hamba-MU menangis<br />
karna kemurahan-MU<br />
karena kasih sayang-Mu&#8230;&#8230;..<br />
Hanya bila Dirimu<br />
Ingin nyatakan cinta&#8230;..<br />
pada Jiwa-jiwa yang rela dia kekasih-Mu<br />
Kau yang slalu terjaga&#8230;&#8230;..<br />
yang memberi segala<br />
Disetiap nafas disegala waktu<br />
semua bersujud memuji memuja asma-Mu<br />
Kau yang slalu terjaga,<br />
yang memberi segala…<br />
Setiap makhluk bergantung pada-Mu<br />
dan bersujud semesta untuk-Mu<br />
setiap wajah mendamba cinta-Mu, cahaya-Mu<br />
Alloh yaa Rohman, Alloh yaa Rohim Alloh yaa Ghofar yaa Nurul Qolbi.</p>
<p style="text-align:right;">By. OPICK </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hindunalmughni.wordpress.com/55/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hindunalmughni.wordpress.com/55/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hindunalmughni.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hindunalmughni.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hindunalmughni.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hindunalmughni.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hindunalmughni.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hindunalmughni.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hindunalmughni.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hindunalmughni.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hindunalmughni.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hindunalmughni.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hindunalmughni.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hindunalmughni.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hindunalmughni.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hindunalmughni.wordpress.com/55/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hindunalmughni.wordpress.com&amp;blog=3338146&amp;post=55&amp;subd=hindunalmughni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hindunalmughni.wordpress.com/2008/09/09/cahaya-hati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b7fdfbab927734bc8ffe73199814744c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hindunalmughni</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kembali pada Alloh</title>
		<link>http://hindunalmughni.wordpress.com/2008/09/09/kembali-pada-alloh/</link>
		<comments>http://hindunalmughni.wordpress.com/2008/09/09/kembali-pada-alloh/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Sep 2008 01:34:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hindunalmughni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Titipan Berharga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hindunalmughni.wordpress.com/?p=53</guid>
		<description><![CDATA[bila hati gelisah tak tenang, tak tentram bila hatimu goyah terluka, merana jauhkan hati ini dari Tuhan, dari Allah hilangkan dalam hati dzikirku, imanku hanya dengan Allah hatimu akan menjadi tenang dengan mengingat Allah hilangkan semua kegelisahan cukuplah hanya Allah hati bergantung dan berserah diri By. OPICK<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hindunalmughni.wordpress.com&amp;blog=3338146&amp;post=53&amp;subd=hindunalmughni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:x-small;">bila hati gelisah<br />
tak tenang, tak tentram<br />
bila hatimu goyah<br />
terluka, merana</p>
<p>jauhkan hati ini dari Tuhan, dari Allah<br />
hilangkan dalam hati dzikirku, imanku<br />
hanya dengan Allah<br />
hatimu akan menjadi tenang</p>
<p>dengan mengingat Allah<br />
hilangkan semua kegelisahan<br />
cukuplah hanya Allah<br />
hati bergantung dan berserah diri</span></p>
<p style="text-align:right;"><span style="font-size:x-small;">By. OPICK</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hindunalmughni.wordpress.com/53/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hindunalmughni.wordpress.com/53/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hindunalmughni.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hindunalmughni.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hindunalmughni.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hindunalmughni.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hindunalmughni.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hindunalmughni.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hindunalmughni.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hindunalmughni.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hindunalmughni.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hindunalmughni.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hindunalmughni.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hindunalmughni.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hindunalmughni.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hindunalmughni.wordpress.com/53/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hindunalmughni.wordpress.com&amp;blog=3338146&amp;post=53&amp;subd=hindunalmughni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hindunalmughni.wordpress.com/2008/09/09/kembali-pada-alloh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b7fdfbab927734bc8ffe73199814744c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hindunalmughni</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kegundahan Masjid</title>
		<link>http://hindunalmughni.wordpress.com/2008/09/05/kegundahan-masjid/</link>
		<comments>http://hindunalmughni.wordpress.com/2008/09/05/kegundahan-masjid/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Sep 2008 02:53:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hindunalmughni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hindunalmughni.wordpress.com/?p=45</guid>
		<description><![CDATA[Ramadhan akan datang Akupun sangat senang Tanpa repot mengundang Akan banyak manusia dating Ramadhan baru tiba Seribu pasang sendal berjajar didepan sana Berduyun-duyun manusia terpana Menatap penceramah yang menggelora Di sepuluh malam pertama Shaf begitu rapi tertata Dari depan hingga ke belakangnya Tenda-pun dipasang untuk sisanya Di sepuluh malam kedua Masih puluhan shaf yang ada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hindunalmughni.wordpress.com&amp;blog=3338146&amp;post=45&amp;subd=hindunalmughni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div></div>
<p><span style="font-size:12pt;color:#000000;font-family:Arial;"></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="color:black;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:11pt;color:black;font-family:&quot;">Ramadhan akan datang<br />
Akupun sangat senang<br />
Tanpa repot mengundang<br />
Akan banyak manusia dating</p>
<p>Ramadhan baru tiba<br />
Seribu pasang sendal berjajar didepan sana<br />
Berduyun-duyun manusia terpana<br />
Menatap penceramah yang menggelora</p>
<p>Di sepuluh malam pertama<br />
Shaf begitu rapi tertata<br />
Dari depan hingga ke belakangnya<br />
Tenda-pun dipasang untuk sisanya</p>
<p>Di sepuluh malam kedua<br />
Masih puluhan shaf yang ada<br />
Tapi kini lebih banyak yang tua<br />
Berkeriput dan seperti menunggu akhir usia</p>
<p>Di sepuluh malam ketiga<br />
Hanya lima shaf yang tersisa<br />
Tenda yang terpasang kini tiada guna<br />
Tinggal jadi tempat berteduhnya sepeda</p>
<p>Ramadhan telah pergi<br />
Aku heran dengan hal ini<br />
Tiada manusia yang menyadari<br />
Apakah ini Ramadhan yang tak terpatri</p>
<p>Kini Aku kesepian kembali<br />
Sama nasibnya seperti sebelas bulan sebelum Ramadhan<br />
Yang mendatangiku hanya dia-dia lagi<br />
Sajadah yang terpasang banyak tak tergunakan</p>
<p>Sebenarnya Aku kebingungan<br />
Bagaimana mestinya manusia diingatkan<br />
Agar mereka mendatangiku setiap waktu<br />
Pengajian diadakan hanya bikin jemu</p>
<p>Maka, cuma satu yang kuinginkan<br />
Agar ruanganku kembali penuh kegiatan<br />
Dan ribuan sandal kembali berjajaran<br />
Yakni dengan mengharap kembali datangnya Ramadhan<br />
</span><span style="color:black;font-family:Arial;"></p>
<p></span><span style="color:black;font-family:&quot;">Semoga ini harapan yang diteriakkan banyak masjid</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hindunalmughni.wordpress.com/45/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hindunalmughni.wordpress.com/45/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hindunalmughni.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hindunalmughni.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hindunalmughni.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hindunalmughni.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hindunalmughni.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hindunalmughni.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hindunalmughni.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hindunalmughni.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hindunalmughni.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hindunalmughni.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hindunalmughni.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hindunalmughni.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hindunalmughni.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hindunalmughni.wordpress.com/45/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hindunalmughni.wordpress.com&amp;blog=3338146&amp;post=45&amp;subd=hindunalmughni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hindunalmughni.wordpress.com/2008/09/05/kegundahan-masjid/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b7fdfbab927734bc8ffe73199814744c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hindunalmughni</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mendo&#8217;akan Orang NonMuslim</title>
		<link>http://hindunalmughni.wordpress.com/2008/09/05/mendoakan-orang-nonmuslim/</link>
		<comments>http://hindunalmughni.wordpress.com/2008/09/05/mendoakan-orang-nonmuslim/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Sep 2008 02:51:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hindunalmughni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mukhadasah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hindunalmughni.wordpress.com/?p=43</guid>
		<description><![CDATA[Assalamu&#8217;alaikum, Kaifa haluka ?&#8230;. Lama g ngisi blok, kangen banget nich. Banyak unek-unek yang ingin ditulis c, tapi waktu yang kurang bisa bersahabat dengan baik. Alhamdulillah, sekarang bisa dech. Untuk yang kesekian kalinya, saya ingin bertanya, berbagi ilmu dengan antum semua. Alangkah senangnya jika antum tidak keberatan dengan memberi komentar pada blog saya, khususnya kategori [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hindunalmughni.wordpress.com&amp;blog=3338146&amp;post=43&amp;subd=hindunalmughni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum,</p>
<p>Kaifa haluka ?&#8230;. Lama g ngisi blok, kangen banget nich. Banyak unek-unek yang ingin ditulis c, tapi waktu yang kurang bisa bersahabat dengan baik. Alhamdulillah, sekarang bisa dech.</p>
<p>Untuk yang kesekian kalinya, saya ingin bertanya, berbagi ilmu dengan antum semua. Alangkah senangnya jika antum tidak keberatan dengan memberi komentar pada blog saya, khususnya kategori &#8220;Mukhdasah&#8221; ini. Pada kesempatan ini, saya ingin bertanya, bolehkah kita sebagai orang muslim, mendo&#8217;akan orang nonmuslim ? Baik do&#8217;a untuk keberhasilannya, do&#8217;a agar dia mendapat petunjuk-Nya, atau do&#8217;a-do&#8217;a yang lain ?</p>
<p>Saya  sangat mengharapkan jawaban atau komentar dari antum semuanya. Masalah yang mengidolakan seorang NonMuslim yang kemaren masih juga belum ada yang kasih comment, untuk pertanyaan ini masih ada hubungannya dengan pertanyaan Sang Idola kemaren. Segera kasih comment ya&#8230;..</p>
<p>Syukron. Wassalamu&#8217;alaikum.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hindunalmughni.wordpress.com/43/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hindunalmughni.wordpress.com/43/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hindunalmughni.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hindunalmughni.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hindunalmughni.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hindunalmughni.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hindunalmughni.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hindunalmughni.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hindunalmughni.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hindunalmughni.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hindunalmughni.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hindunalmughni.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hindunalmughni.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hindunalmughni.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hindunalmughni.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hindunalmughni.wordpress.com/43/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hindunalmughni.wordpress.com&amp;blog=3338146&amp;post=43&amp;subd=hindunalmughni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hindunalmughni.wordpress.com/2008/09/05/mendoakan-orang-nonmuslim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b7fdfbab927734bc8ffe73199814744c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hindunalmughni</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Fadhilah Ibadah di Bulan Rojab</title>
		<link>http://hindunalmughni.wordpress.com/2008/07/21/fadhilah-ibadah-di-bulan-rojab/</link>
		<comments>http://hindunalmughni.wordpress.com/2008/07/21/fadhilah-ibadah-di-bulan-rojab/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Jul 2008 04:30:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hindunalmughni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Qishoh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hindunalmughni.wordpress.com/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[Alkisah, pada zaman dahulu kala ada seorang wanita tua yang mempunyai seorang anak. Wanita itu sakit sedemikian parahnya sehingga dia merasa tidak ada harapan baginya untuk sembuh. Dan ketika menjelang kematiannya, wanita itu berwasiat kepada anaknya bahwa dia hanya ingin dikafani dengan kain ules (dalam bahasa jawa yang artinya sarung bantal, guling atau sprei). Dia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hindunalmughni.wordpress.com&amp;blog=3338146&amp;post=40&amp;subd=hindunalmughni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alkisah, pada zaman dahulu kala ada seorang wanita tua yang mempunyai seorang anak. Wanita itu sakit sedemikian parahnya sehingga dia merasa tidak ada harapan baginya untuk sembuh. Dan ketika menjelang kematiannya, wanita itu berwasiat kepada anaknya bahwa dia hanya ingin dikafani dengan kain ules (dalam bahasa jawa yang artinya sarung bantal, guling atau sprei). Dia tidak mau dikafani dengan 5 lapis kain kafan sebagaimana seorang muslimah yang meninggal pada umumnya. Dan ketika tiba waktunya dia meninggal, ternyata anaknya tidak melaksanakan wasiat ibunya tersebut. Dia mengkafani ibunya dengan 5 lapis kain kafan. Setelah penguburan usai dilaksanakan dan para peziarah kembali ke rumah masing-masing, tiba-tiba di rumah anak tersebut bermimpi, ia melihat ibunya murka padanya, selain itu dia juga melihat ibunya disiksa dalam kubur karena tidak berhasil mendidik anak, lantaran anaknya tidak melaksanakan  wasiatnya. Anak tersebut terbangun, berteriak memanggil ibunya. Dia menangis, meratap tiada henti. Dan seketika itu juga dia berlari menuju makam ibunya. Dengan menangis dia gali kembali makam ibunya, dia berniat melaksanakan wasiat ibunya. Dan apa yang terjadi ? tanpa disangka-sangka jasad ibunya tidak ia temukan. Bertambah menangislah ia, rasa bersalah dan penyesalan seakan-akan melekat dalam dirinya. Dan ditengah-tengah tangisannya, dia mendengar suara yang datang tanpa wujud, ternyata suara ghaib itu telah menenangkan hatinya, dengan mengatakan bahwa dia tidak perlu mengkhawatirkan ibunya karena ibunya telah dibawa ke tempat yang lebih lapang, lebih terang dan tenang. Ini adalah balasan karena di masa hidupnya wanita itu selalu memuliakan bulan Rojab. Karena bulan Rojab adalah salah satu bulan yang dimuliakan oleh Alloh SWT, oleh karena itu, barang siapa yang memuliakan bulan Rojab maka Alloh SWT akan memulikan orang tersebut.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hindunalmughni.wordpress.com/40/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hindunalmughni.wordpress.com/40/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hindunalmughni.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hindunalmughni.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hindunalmughni.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hindunalmughni.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hindunalmughni.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hindunalmughni.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hindunalmughni.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hindunalmughni.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hindunalmughni.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hindunalmughni.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hindunalmughni.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hindunalmughni.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hindunalmughni.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hindunalmughni.wordpress.com/40/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hindunalmughni.wordpress.com&amp;blog=3338146&amp;post=40&amp;subd=hindunalmughni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hindunalmughni.wordpress.com/2008/07/21/fadhilah-ibadah-di-bulan-rojab/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b7fdfbab927734bc8ffe73199814744c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hindunalmughni</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
